Jumat, 21 Desember 2012

WIJAYA KUSUMA

Wijaya kusuma sudah menjadi salah satu bunga yang langka. Bunga Wijaya Kusuma hanya akan mekar sesaat dan waktunya pada malam hari saja. asal dari bunga ini adalah dari daratan Amerika Selatan, yang kemudian menyebar ke Cina dan masuk ke Indonesia di jaman Majapahit. Bunga Wijaya Kusuma atau nama latinnya adalah Epiphyllum Anguliger berjenis kaktus, Tumbuhan kaktus bisa hidup subur pada daerah sedang hingga tropis,demikian juga Wijaya Kusuma.


Umumnya tanaman berjenis kaktus memang sukar ditentukan morfologinya, namun tanaman Wijaya Kusuma bisa dilihat dengan jelas bagian daun dan batangnya, setelah tanaman ini berumur tua. Sebenarnya batang tanaman Wijaya Kusuma terbentuk dari helaian daun yang mengecil dan mengeras. Disaat tanaman ini masih muda warna daunnya kuning lembut. Daunnya berupa helaian daun pipih yang keras berwarna hijau berbentuk memanjang dan mengecil pada ujungnya dengan tepi yang bergelombang dan permukaan daun yang halus serta tidak berduri.

Tunas bunga Wijaya Kusuma akan muncul pada gelombang daun, berupa kuncup yang makin lama makin panjang tangkai bunganya hingga bunga itu menjuntai ke bawah. Tangkai dan kuncup bunga biasanya berwarna merah muda tetapi bunganya sendiri berwarna putih. Bunga ini dapat tumbuh baik ditempat yang terlindung dari sengatan sinar matahari atau pada iklim yang tidak terlalu panas. Bila akan ditanam dalam pot maka lebih baik diberi media tanam campuran lumut Sphagnum, hancuran batang paku tiang, dan pasir bersih sedikit seperti saat menanam anggrek.

PEMBIBITAN

Untuk membibitkan bunga Wijaya Kusuma, bibit bisa diperoleh dengan cara memotong cabangnya sebagai stek. Lalu pilih cabang yang paling bagus seperti daun yang berdaging tebal dan hijau untuk dipotong kurang lebih 15 cm. pertama tunaskan dulu cabang yang digunakan untuk stek tersebut, tetapi tidak boleh ditaruh pada tempat yang lembab. Lebih baik bila kita anginanginkan dulu di tempat teduh selama beberapa hari supaya kering lukanya. Baru kemudian ditancapkan dengan pangkalnya terbenam hanya sedalam 2~4cm. Ingat jangan terlalu dalam karena kalau terlalu dalam akan membusuk cabang steknya. Bila perlu dikasih obat yang mengandung belerang dulu untuk mencegah bakteri pembusukan.


Setelah cabang stek bunga Wijaya Kusuma tersebut berakar, dengan melihat tanda berupa tumbuhnya tunas cabang baru yang muncul segar, stek bisa dipindahkan ke dalam pot berisi media tanam seperti anggrek tadi. Tanaman bunga ini hidup senang kalau akarnya berdesak-desakan, jadi pilih pot yang ukurannya kecil saja. Berilah kesempatan agar kondisi dalam pot mengering dulu, sebelum disirami air berikutnya, karena akar akan mudah busuk. Bunga Wijaya Kusuma biasanya berbunga setahun sekali pada musim hujan dan berkembang mekar di malam hari dengan indahnya.

Manfaat

OBAT LUKA
Bahan, 1 helai daun wijayakusuma, Cara membuat: ditumbuk halus, Cara menggunakan: dioleskan pada luka, kemudian dibalut perban.

BATUK DAN DAHAK BERDARAH

Rebus bunga wijayakusuma segar (3-5 kuntum), dengan tiga gelas air sampai tarsisa satu gelas. Tambahkan gula aren (15g). Setelah dingin, saring dan minum airnya sehari dua kali, masing-masing setengah gelas. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

PERDARAHAN RAHIM

Bersihkan bunga wijakusuma segar (2-3 kuntum) dan daging tanpa lemak (50g), lalu potong - potong seperlunya. Masukkan ke dalam mangkuk, tambahkan air sampai semua bahan terendam, lalu tim. Setelah dingin, minum airnya. Isinya dimakan. Lakukan sehari dua kali, masing-masing separuhnya.

SESAK NAPAS
Cuci bunga wijayakusuma segar (3-5 kunum), lalu potong-potong seperlunya. Masukkan ke dalam mangkuk, tambahkan gula batu dan air sampai permukaannya terendam seluruhnya, lalu tim. Setelah dingin, saring dan minum airnya seharidua kali, masing-masing separuhnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar