Rabu, 05 Desember 2012

JUWET

Buah juwet/jamblang yang sudah tua berwarna ungu tua (seperti buah anggur), dan enak bila dimakan dalam keadaan segar. Selain itu, daging buah juwet mengandung cairan asam, sehingga sering dibuat selai, minuman, dan cuka. Buah tersebut bervariasi jenisnya bila dilihat dari ukuran, warna, maupun rasa buahnya.





Jenis tanaman keras yang dapat mencapai ketinggian 20 meter. Pohon juwet termasuk suku Myrtaceae (jambu-jambuan) dengan nama ilmiah Syzygium Cuminii. Kulit batangnya yang kasar berwarna abu-abu tua, bisa digunakan sebagai obat diabetes, diare, dan disentri. Kulit batangnya mengandung zat glukosida Jambolin dan tanin. Perbungaannya berbentuk malai, berwarna putih kotor, dan harum baunya.

Manfaat

Biji juwet berwarna hijau muda dan bisa digunakan sebagai obat diabetes. Di samping itu, biji buah juwet juga mengandung zat penyamak, glukosida jambolin, pati, asam galat, minyak lemak, damar, dan minyak asiri. 
Biji juwet mampu menyembuhkan gejala “lama sekali sembuhnya luka”. Diduga, glukosida phytomelin dalam biji juwet mampu mengurangi kerapuhan pembuluh-pembuluh darah kapiler sehingga luka-luka yang ada bisa cepat sembuh. Selain itu, biji juwet juga mampu mengatasi gejala mudah lelah dan kurang tenaga.

Pembibitan

Tanaman ini diperbanyak melalui biji dan tunas mata.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar